Menuntut Bukanlah Mental Pemenang

22.23.00 eka julianto arif 0 Comments

Hari ini banyak para buruh yang turun riuh berdemo untuk "menuntut" kepada pemerintah, akibat dari merosotnya nilai rupiah dan banyak terjadi PHK.

Menuntut itu identik dengan sikap meminta, tahukah anda bahwa meminta itu sama saja kita memiliki mental miskin. Mental miskin tak akan merubah apapun.

Lihatlah mereka yang bermental miskin, ketika diberi gaji lumayan, pastinya akan membeli motor sport, smartphone canggih dan barang mewah lainnya. Tapi tidak memanfaatkan hal itu untuk menabung atau membeli asset walaupun kecil. Berhemat dan tidak boros menggunakan uangnya.

Giliran tiba masa kesulitan datang, mereka hanya bisa menuntut pemerintah yang tak memihak. Tiba masanya kita berharap semua akan indah pada waktunya, padahal apa yang kita tanam sebelumnya?

Kita yang menanam kita pula yang menuai, bukan orang lain. Kita yang memberi kita pula yang akan menerima, bukan orang lain. Mental juara identik dengan mental kaya, inilah jurus kekayaan sebenarnya, yaitu milikilah mental kaya.

Yang mau memberi bukan meminta apalagi menuntut. Lihatlah di sekitar kita, dan berkacalah pada diri kita! Sudahkah menanam benih untuk kita tuai nanti?

Oke terima kasih sudah berkunjung...

0 komentar:

Silahkan beri komentar, terima kasih sudah berkunjung..
Jangan spam yah..

FOKUS

12.32.00 eka julianto arif 0 Comments

Kita semua sudah pasti tahu arti tentang fokus, yaitu memusatkan segalanya yang kita miliki agar bisa mencapai apa yang di inginkan.

Begitu banyak dari kita yang mengerti tentang fokus, tetapi tidak mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari. Jika kita mau fokus terhadap keahlian yang kita miliki, sudah pasti kita akan menjadi ahli di bidangnya dan kesuksesan pasti diraih disana.

Seperti apa yang di ucapkan oleh Bruce Lee, "Saya tidak takut seseorang yang telah berlatih 10.000 jenis tendangan dalam latihan, tetapi saya takut seseorang yang telah melatih satu macam tendangan sebanyak 10.000 kali".

Dia sudah pasti faham betul arti kalimat yang telah di ucapkannya juga sudah pasti semasa hidupnya mengaplikasikan ilmunya dengan fokus satu bidang, yaitu kungfu dan dunia film.

Memang seseorang yang telah fokus dengan apa yang diimpikannya, pasti akan tercapai juga. Itulah fokus yang sebenarnya,bukan hanya sekedar teori atau juga basa-basi.

Fokuslah kita dengan bidang yang kita minati, bukan bidang yang tidak kita minati. Berasa sekali jika seseorang tidak berminat pasti akan mengerjakannya separuh hati. Dan separuh hati tersebut akan mengacaukan fokusnya.

Mulailah saat ini kita berfokus dengan minat dan keahlian kita, jika tidak maka anda akan menjadi bagian fokus dari minat juga keahlian orang lain alias pegawai.

Maukah anda bekerja di bidang yang anda harus terpaksa melakukannya?
Maukah anda melakukan rutinitas tersebut sampai 10 tahun lebih?
Tentu tidak bukan?
So just do it!! No Reasonable...

Terima kasih banyak teman..

0 komentar:

Silahkan beri komentar, terima kasih sudah berkunjung..
Jangan spam yah..

Inflasi ? Salahkan Siapa?

04.20.00 eka julianto arif 0 Comments

Semakin hari semakin suram saja perekonomian negeri tercinta ini. Banyak yang mengeluhkan ini salah pemerintah, pemerintahpun begitu menyalahkan dollar atau yang lainnya.

Bagi saya pribadi tidak ada yang mesti harus disalahkan. Yang salah sebenarnya diri kita sendiri. Lah kok gitu? Iya benar, kitalah yang salah. Kenapa tidak dari dahulu berubah, lebih banyak melakukan perbaikan bagi ekonomi keuangan kita.

Bukankah Alloh juga membahasnya di Al quran, Alloh tidak akan merubah suatu kaum, sebelum kaum itu merubah diri mereka sendiri.

Ini merupakan suatu cambuk bagi diri kita untuk berubah, satria baja hitam saja berkata " Jika Aku Tidak Berubah Maka Aku Akan Kalah ". Masih ingatkah filmnya kotaro minami. Hehehe

Nah kembali ke pembahasan kita, maka dari itu perubahan sekecil-kecilnya bagi hidup kita akan berdampak di masa yang akan datang.

Mulailah berbisnis walau kecil-kecilan, mulailah berinvestasi dari sekarang. Sudah dipastikan suatu saat nanti akan membesar bisnis anda. Dan keuangan kita semakin membaik. Aminn...

Lihatlah orang-orang kaya diluaran sana, walaupun inflasi melanda tetap tidak berpengaruh bagi mereka, mereka tetap bisa jalan-jalan, bisa naik haji, bisa beli mobil lagi..

Bukannya saya menyuruh kita melihat ke atas, tapi untuk introspeksi diri. Coba yang jadi orang kayanya kita, lebih enak tohhh...

Nah segitu saja untuk hari ini catatan kecil saya. Mudah-mudahan bermanfaat.. Terima kasih yahh..

0 komentar:

Silahkan beri komentar, terima kasih sudah berkunjung..
Jangan spam yah..

Utamakan Pelayanan Dahulu, Uang Akan Mengantri Di hadapan Anda

12.49.00 eka julianto arif 0 Comments

Pelayan yang baik dan ramah akan memberikan nilai lebih bagi bisnis anda. Benih-benih uang akan tertanam dan tumbuh disana.

Untuk para wiraswasta atau pengusaha atau apapun bidang yang kita kerjakan, jika di utamakan adalah pelayanan yang terbaik maka benih uangpun akan bermunculan disana.

Banyak dari kita yang memulai bisnis hanya untuk mencari uang banyak tapi melupakan hal utama yaitu pelayanan. Pembeli atau pelanggan kita itu manusia bukan robot. Mereka itu pintar bukan bodoh, mereka bisa memilih mana yang baik pelayanannya atau sebaliknya.

Ketika tujuan kita hanya mencari untung besar tapi melupakan pelayanan, itu suatu hal yang mustahil didapatkan. Saya juga sering melihat para penjual yang ramah dengan yang tidak, terlihat jelas yang ramai jualannya yang pasti yang ramah.

Sedikit contekan dari buku karya David J. Schwartz yang berjudul The Magic Of Think Big, tiga hal yang harus kita lakukan yaitu

1. Tumbuhkan sikap "Saya Aktif."  hasil datang sebanding dengan antusiasme yang ditanamkan. Ketika kita aktif dan bersemangat maka orangpun akan tertarik dengan kita.

2. Tumbuhkan sikap "Anda Orang Penting". Orang mengerjakan lebih banyak bagi kita jika kita membuat mereka merasa penting. Hal yang harus dilakukan adalah: perlihatkan penghargaan pada kesempatan, buat orang merasa penting dan panggil orang dengan nama mereka.

3. Tumbuhkan sikap "Utamakan Pelayanan," dan lihatlah efeknya. Uang datang dengan sendirinya. Jadikan kebiasaan dengan segala yang kita lakukan, beri orang lebih dari apa yang mereka harapkan.

Nah bagi kita yang masih egois dan selalu ingin untung besar buang deh jauh jauh sikap tersebut. Itu akan membuat kita rugi sendiri dan uangpun akan menjauh buat kita.. Inipun bukan hanya sekedar uang yah. Lebih dari itu, bisa relasi bertambah, ilmu yang bertambah dari orang lain yang berilmu dan lainnya deh pokoknya..

Maka dari itu just do it aja. Yuk kita sama sama belajar dan mempraktekannya di kehidupan sehari hari. Terima kasih yah yang sudah berkunjung dan rela meluangkan waktuny membaca blog saya ini..

0 komentar:

Silahkan beri komentar, terima kasih sudah berkunjung..
Jangan spam yah..

Jadilah Pendengar Yang Baik

12.57.00 eka julianto arif 0 Comments

Sering kali kita lebih nyaman dengan orang atau lebih tepatnya teman kita yang kita sukai karena dia selalu menjadi telinga ketika kita sedang kesal dan mengalami hal buruk.

Bisa juga kita sangat bahagia dan gembira sekali, ingin sekali menceritakan nya kepada orang lain. Kita semua sudah pasti paham dan mengerti bahwa setiap manusia diciptakan egois.

Coba saja anda cek ketika melihat foto bersama teman-teman, siapa yang lebih dahulu yang anda lihat?
Sudah dipastikan diri kita sendiri, kita tak bisa mengelak itu.

Nah, ini yang akan saya bahas di blog sederhana ini. Yaitu menjadi pendengar yang baik. Apa kaitannya menjadi pendengar yang baik dengan diri kita sendiri?

Ketika kita ingin memiliki banyak teman, relasi bisnis atau apapun yang berkaitan dengan manusia. Jadilah pendengar yang baik!

Sesimple itukah? Iya broooo...

Coba saja anda praktekan kepada teman dekat atau kenalan baru anda. Pancing pembicaraan anda supaya dia membicarakan hal hal yang menjadi minat dia. So pasti anda akan lebih akrab dengannya.

Setelah itu dia akan merasa nyaman berteman dengan kita. Karena secara ke egoisannya atau ke "Aku" an nya dia telah menampakkan hal yang dia minati. Sehingga dia merasa senang dan nyaman berteman dengan kita.

Padahal kita sendiri berbicara hanya sepatah dua patah saja. Itulah mengapa trik menjadi pendengar yang baik lebih ampuh untuk memperbanyak teman.

Itu saja sedikit share dari saya dan semoga bermanfaat yah... Terima kasih sudah berkunjung.

0 komentar:

Silahkan beri komentar, terima kasih sudah berkunjung..
Jangan spam yah..

Bersyukur Dan Terus Bersyukur

22.14.00 eka julianto arif 0 Comments

Tahukah anda kebanyakan dari kita lebih memilih dan fokus kepada sesuatu hal yang belum ada pada diri kita, daripada mensyukuri apa yang ada di dalam diri kita. Yang lebih kerennya disebut potensi diri sendiri.

Dengan kita bersyukur, kita akan ditambah nikmatnya oleh Alloh Tuhan kita. Itulah mengapa orang yang fokus pada satu titik atau fokus akan diri sendiri, mereka itulah yang akan diberikan kesuksesan.

Kebanyakan mereka yang sudah sukses tahu akan potensi yang ada pada diri sendiri dan mensyukurinya. Bersyukur yang sebenarnya itu bukan pasrah dengan keadaan, tetapi lebih kepada lebih menggali potensi diri sendiri dan terus bekerja keras menggalinya sampai kesuksesan yang diimpikan tercapai.

Itulah mengapa kita diharuskan bersyukur dan terus bersyukur... Terima kasih sudah berkunjung. Dan mohon maaf baru aktif ngeblog lagi...

0 komentar:

Silahkan beri komentar, terima kasih sudah berkunjung..
Jangan spam yah..


pasang iklan murah meriah di blogger