Layanan Iklan PPC Yang Terhubung Ke Puluhan Bahkan Ratusan Halaman Blog di Seluruh Indonesia


Cara Cek Kadar Air

04.45.00 eka julianto arif 0 Comments

Cara Cek Kadar Air


Pengalaman kerja di sebuah lab perusahaan Porcelain ini mungkin akan saya tuangkan di artikel disini. Untuk awal memulai membuat suatu bahan porcelain atau keramik, Anda mesti tahu terlebih dahulu mengenai kadar air material tunggal bahan sebelum tercampur beberapa komposisi.


Apa itu Kadar Air?

Kadar air adalah kandungan air yang terdapat dalam sebuah material. Ketika material datang sebelum melakukan pengetesan sekala besar, dilakukan pengetesan sekala kecil.

Yaitu tahap pengecekan kadar air.

Bagaimana caranya?

Anda terlebih dahulu menimbang berat cawan, juga berat basah material Anda.
Ada beberapa material yang kadar airnya sedikit dan ada juga yang kadar airnya banyak.

Kadar air sedikit biasanya material berbentuk powder, seperti Potashium Feldsfar, Silica, Alumina, Dolomite, dan lainnya.

Kadar air agak lumayan banyak biasanya berbentuk Kaolin dan Clay. Kaolin itu bahan material yang berbentuk seperti bongkahan. Ada juga material Kaolin berbentuk powder seperti NZCC( New Zealand China Clay), Bentonite, AKS 90, SP (Standart Porcelain), LKC 60, LKC 325, AKS 96, AKS 18, dan lain sebagainya (saya lupa hehe).

RUMUS KADAR AIR
Kadar air = ( Berat Basah - Berat Kering Total ): Berat Basah x 100

Berat Kering Total = Berat Kering - Berat Cawan

Misalnya

Anda hendak mengecek material Silica 200# , timbang terlebih dahulu cawan atau wadah tempat yang akan Anda jadikan sample cek kadar air.
Misalnya berat cawan 190,84 gram,
tambahkan material Silica 200# sebanyak 20 gram, ini namanya Berat Basah.
Masukan ke dalam oven dengan 120 derajat- 130 derajat Celcius selama 2 sampai 3 jam.

Setelah  2 sampai 3 jam berlalu, keluarkan cawan + material tadi, kemudian timbang. Dapatlah Berat kering sebesar 210,81 gram.

Berat kering Total = Berat Kering - Berat Cawan
                                  210,81 gr - 190,84 gr
                                  => 19,97 gram

Kadar Air = (20 gram - 19,97 gram ) : 20 gram x 100
                 = 0,15 %

Jadi kandungan air atau kadar air pada material Silica 200# sebesar 0,15 %.

Seperti itu cara menghitung kadar air dalam material yah. Selanjutnya saya akan beritahu cara menghitung susut bahan. Apa itu susut bahan?

Susut bahan ialah penyusutan berat bahan suatu material ketika sudah dibakar dalam suhu tertentu. Bahan harus dihitung susutnya agar pas di komposisikan dengan material lainnya akan berpengaruh seperti apa, apakah bengkok,lengkung, leleh dan lainnya.

Sehingga jika bahan itu oke, bisa Anda buat jadi produk yang berkualitas.

0 komentar:

Silahkan beri komentar, terima kasih sudah berkunjung..
Jangan spam yah..



pasang iklan murah meriah di blogger