Semalam adalah malam yang campur aduk. Di satu sisi, dashboard statistik ekagoblog.com menunjukkan angka luar biasa, tembus 13.000 tayangan bulan ini. Di sisi lain, sebuah email mampir dengan alasan klasik: Low Value Content. Nyesek? Pasti. Tapi untungnya, jadwal ngaji kitab Kifayatul Atqiya halaman 28-36 semalam seolah menjadi jawaban langsung dari langit untuk menenangkan hati. Yuk disimak Menjawab "Low Value Content" dengan Kedalaman Kitab Kifayatul Atqiya (Hal. 28-36)
Intisari Perjalanan
Berikut adalah intisari perjalanannya kedalaman Kitab Kifayatul Atqiya halaman 28 sampai dengan 36.
1. Empat Kondisi Hidup (Halaman 28)
لَا يَنْفَكُّ الْعَبْدُ مِنْ أَرْبَعَةٍ: نِعْمَةٍ، أَوْ بَلِيَّةٍ، أَوْ طَاعَةٍ، أَوْ مَعْصِيَةٍ
Hidup itu cuma muter di empat kondisi yaitu Nikmat, Ujian, Taat, atau Maksiat.
Refleksi bagi saya sebagai pengurus blog yaitu Trafik blog yang meledak pagi ini (349 tayangan subuh) adalah Nikmat.
Penolakan AdSense adalah Ujian. Tugas saya bukan mengeluh, tapi memberikan respon yang benar yaitu bersyukur dan bersabar. Walau ditolak lagi ke dua kalinya hehe.
2. Tawakal itu "Action", Bukan Pasrah (Halaman 29-30)
اَلْتَوَكُّلُ هُوَ السَّعْيُ مَعَ اعْتِمَادِ الْقَلْبِ عَلَى اللهِ
Tawakal itu ikhtiar maksimal, tapi hati tetap nyangkut di Allah.
Refleksi bagi Saya yaitu saya nggak boleh diem atau nyerah cuma gara-gara satu email penolakan.
Tawakal artinya saya terus memperbaiki navigasi dan kualitas konten (bergerak), lalu hasilnya pasrahkan total ke Gusti Allah. 🤲🏻😊
3. Putus Harapan pada Makhluk (Halaman 31)
لَا تَرْجُ الْإِنْسَانَ وَلَوْ كَانَ ذَا جَاهٍ عَظِيْمٍ
Maknanya yaitu Jangan gantungkan harapanmu pada manusia, setinggi apa pun pangkatnya. Mau ia pangkat Kadiv, manager, RT, lurah, presiden sekalipun kita gak boleh menggantung harapan.
Refleksi untuk saya yaitu Google AdSense itu "pangkatnya" tinggi di dunia blogger, tapi mereka bukan penentu rezeki. Jangan sampai semangat berbagi saya padam hanya karena tidak di-ACC oleh sistem manusia.
Saya selama ini tetap selalu nulis dan berbagi pengalaman via blog ekagoblog.com.
4. Ikhlas: Bensin yang Nggak Bisa Habis (Halaman 32-33)
مَنْ لَمْ يُخْلِصْ فِي عَمَلِهِ انْقَطَعَ فِي طَرِيْقِهِ
Siapa yang nggak ikhlas, dia bakal berhenti di tengah jalan.
Refleksi bagi saya Kalau tujuan saya cuma uang iklan, mungkin saya sudah berhenti di postingan ke-478 ini. Tapi karena niatnya Berbagi, maka perjalanan ini nggak akan pernah putus. Ikhlas itu mesin penggerak abadi.
Ikhlas itu mesin penggerak abadi
5. Mental Baja: Tak Mempan Puji dan Cela (Halaman 34-36)
يَسْتَوِي عِنْدَهُ الْمَدْحُ وَالذَّمُّ مِنَ الْخَلْقِ
Sama saja baginya, mau dipuji manusia atau dicela.
Refleksi bagi saya, Mau Google bilang blog ini Low Value (celaan sistem) atau pembaca bilang Bermanfaat (pujian), saya harus tetap istiqomah. Ibadah (menulis) tetap jalan terus, mau ada yang lihat atau enggak, mau ada iklan atau enggak.
Penutup
Terima kasih untuk robot Google yang sudah mengingatkan saya untuk terus belajar. Tapi terima kasih yang lebih besar untuk warisan ilmu para ulama yang mengajarkan bahwa nilai sebuah karya tidak ditentukan oleh approve atau reject, melainkan oleh manfaat dan keikhlasan.
Tetap berbagi, tetap bergerak! Share artikel Menjawab "Low Value Content" dengan Kedalaman Kitab Kifayatul Atqiya (Hal. 28-36)

.jpg)





Social Media