Etika Minjam Ke Orang Lain

06.09.00 Bang Eka 0 Comments


Meminjam boleh saja, disaat kita gak punya dan gak kebeli dalam waktu gak terlalu lama. 

Karena kalau minjem sesuatu keseringan minjem itu buat risih bagi yang punya barang..

Tolonglah ini tentang rasa kemanusiaan bukan rasa pelit-pelitan.. Disaat kita mampu membeli usahakan beli jangan selalu merepotkan orang lain.

Walau orang lain alias yang punya barang ngomong iya gak apa-apa pake aja. Maybe dalam hati kecilnya risih. Ini orang gak modal amat yah, namanya manusia yang luput dari prasangka dan bisikan-bisikan setan hehehe...

Membeli sendiri barang yang kita butuhkan akan terasa nyaman jika dibandingkan dengan meminjam terus menerus. 

Ini beberapa etika yang harus kita miliki ketika meminjam barang orang lain.

1. Minta Izin Dengan Sopan

Kita dari kecil pastinya sudah diajarkan namanya hidup beradab. Jangan menganggap karena kita lebih tua atau lebih akrab jadi se enaknya gak izin minjam barang. 

Maka itu ilmu tanpa adab akan percuma, adab tanpa ilmu juga sia-sia. 

Minta izin dengan sopan kalau mau minjam sesuatu. Jangan berprasangka ah dia mah gak apa-apa gak bakal ngomel. Ah dia mah punya banyak barang bermanfaat yang gak kepake, minjem aja gak apa-apa. 

Hey bosku dia juga manusia punya rasa dan punya kebutuhan juga akan barang yang dia miliki, siapa tau dia mau pakai dan gak enak nagihnya.

2. Kembalikan Tepat Waktu 

Sekali pinjam dengan berjanji akan dikembalikan nanti sore, yah langsung kembalikan sore harinya. 

Jangan besoknya atau lusa atau bahkan seminggu atau sampe berbulan-bulan.. Ini namanya keterlaluan. 

Jangan dilama-lamain emang itu barang untuk amal jariyah? 

Itu barang ada yang punya, dan pastinya manusia yang juga punya rasa punya hati jangan samakan dengan pisau belati.... Jadi nyanyi saya hahaha...

3. Jaga Barang Yang Dipinjam 

Ketika meminjam jangan sampai merusaknya apalagi sampai hilang. Waduh ini namanya gak bisa dipercaya lagi.

Usahakan kasih kue biar yg punya barang senang, ini sih bukan karena pengen dikasih. Namun kita hanya menghargai sang empunya barang ketika barangnya gak ada biar ada rasa senang aja gitu... (Ngarep hahaha)...

4. Jangan Keseringan  

Yups.... Stop minjem dengan keseringan, walau tempo Anda pinjam seminggu sekali atau sebulan sekali. 

Anda itu kalau butuh barang tersebut, usahalah biar punya. Bukan malah pinjem, pinjem dan pinjem. 

Kita sama-sama manusia pasti mau diperlakukan sama seperti kita memperlakukan diri sendiri.

Ketika diri sendiri risih barang milik kita di pinjem terus-menerus, nah orang lain pun sama. 

Jangan berfikir, ah pelit banget kayak gitu aja gak mau minjemin. Boleh aja namun jangan keseringan. 

Maka itu tabung sedikit demi sedikit, usahakan biar Anda juga punya barang yg Anda butuhkan. 

Jangan ketika Anda beli barang yang gak Anda butuhkan dibeli, padahal Anda gak butuh.. namun ketika Anda punya barang yang dibutuhkan lebih milih minjem. Ini namanya apa yah hahaha...

Misalnya Anda beli emas perhiasan yang gak Anda butuhkan hanya biar keliatan berduit, disatu sisi Anda lebih milih minjem motor temen biar ngirit atau aji mumpung ada motor temen ah pake aja deh.. 

Atau ketika Anda lebih milih pasang AC di rumah, namun yang Anda butuhkan laptop untuk kerjakan tugas Anda dan Anda lebih milih minjam. 

Maka Anda lebih milih kamar Anda dingin daripada merepotkan laptop orang lain yang dipinjamkan. 

Kalau pola fikir seperti ini ada di diri Anda, coba instrospeksi diri. Dan ubah jadi orang yang menyenangkan dan gak merepotkan.

Iya tau jadi orang bermanfaat itu pahalanya besar, namun jadi orang yang memanfaatkan juga gak baik sebagai orang yang beriman apalagi berilmu tinggi.

5. Jadilah Peminjam Yang Baik 

Baik seperti apa?

Seperti minjam motor, motornya dibersihkan, diisikan bensin, dan lainnya. 

Apapun itu tetap jadi peminjam yang baik. 

Nah berarti boleh donk bang eka, minjem terus menerus?

Gak gitu juga keles...

Liat di point' 4. Jangan Keseringan 
Baik dalam arti menjaga barang pinjamannya, bukan baik boleh pinjam terus-menerus.. 

Kesimpulan nya.. 

Baik minjam maupun yang dipinjamkan harus sama-sama punya adab. Namun yang minjam barang harus mengerti bagaimana karakter orang yang dipinjamkan. 

Enak lah yang ceplas-ceplos dia mah biasanya langsung nyindir depan kita.

Nah yang pendiam? 

Apakah Anda mau menanggung rasa gondok yang empunya barang? 

Balik lagi ke diri kita masing-masing, kalau terbiasa minjem terus menerus yah silahkan tapi punya etika yang saya sebutkan diatas. 

Namun alangkah baiknya beli dan pakai barang yang kita butuhkan. Lebih enak kan????

Daripada nanggung malu, minjem Mulu.. muka kamu terbuat dari tembok apa yah... Hihihi.. 

Jangan sampai hal ini jadi watak dan perilaku permanen sampai tua

0 komentar:

Silahkan beri komentar, terima kasih sudah berkunjung..
Jangan spam yah..
Terima kasih banyak udah menyempatkan baca di blog ini

Subscribe by Email

kopi kesehatan herbal, kopi kesehatan pria
Loading...
pasang iklan murah meriah di blogger >